Klinik Trinity Medika Jakarta Pusat

Just another Blog In Harmony Clinic Sites site

Home » 2013 » August

Benarkah Vaksinasi MMR membuat Anak Autisme??

Vaksinasi MMR merupakan vaksinasi yang paling sering dibicarakan di kalangan orang tua selama ini. Kekhawatiran orang tua akan vaksinasi MMR yang sering dikatakan menyebabkan autisme, menyebabkan banyak orang tua yang memilih agar anaknya tidak divaksin MMR.

Benarkah vaksinasi MMR membuat anak menjadi autisme?

Vaksinasi MMR sendiri merupakan vaksinasi gabungan tiga virus yang dilemahkan dan disuntikkan dengan tujuan meningkatkan kekebalan antibodi terhadap penyakit Mumps, Measles dan Rubella. Berdasarkan rekomendasi IDAI, vaksinasi MMR diberikan pada anak berusia 12-18 bulan dan diberikan pengulangan sebelum anak memasuki usia sekolah (5-6 tahun). Pemberian vaksin dianjurkan pada anak yang benar-benar dalam kondisi sehat.

Walaupun ketiga penyakit tersebut tidak terlalu berbahaya bagi anak, namun penyakit tersebut sering menimbulkan komplikasi atau masalah kesehatan yang lebih serius. Efektifitas vaksin dapat melindungi tubuh sebesar 95% – 99% dari ketiga penyakit tersebut.

Keamanan vaksinasi MMR telah dibuktikan lewat berbagai penelitian di luar negeri. Pengamatan dilakukan selama kurang lebih 30 tahun, terhadap 250 juta dosis vaksin MMR di lebih dari 40 negara (Eropa, Amerika Utara, Australia dan Asia). Hasil studi menunjukkan pada 1,8 juta anak yang menggunakan 3 juta dosis vaksin MMR, menunjukkan tidak adanya laporan kasus autisme yang berhubungan dengan pemberian vaksinasi MMR. WHO sendiri telah menyatakan dengan resmi bahwa tidak ada kaitannya antara pemberian vaksinasi MMR dengan insidensi terjadinya autisme pada anak.

Oleh karena itu, orang tua tidak perlu takut lagi untuk melakukan vaksinasi MMR pada anaknya. Jika orang tua masih ragu silahkan untuk berdiskusi dengan dokter mengenai vaksinasi MMR dan autisme.

Untuk informasi dan konsultasi lebih lanjut hubungi:

Trinity Medica Clinic

Kompleks Ruko Hotel Ibis Mangga Dua

Jalan Pangeran Jayakarta blok E1 no. 12

Jakarta Pusat 10730. Indonesia

Phone : (021) 6121888

Fax : (021) 6288395

Email :enquiries@trinitymedika.com

 

Anak Sehat, Ibu Bahagia

Seberapa sering anak anda tidak masuk sekolah dengan keluhan sakit influenza/pilek? Seberapa lama anak anda sembuh dari sakit?

Influenza memang terkesan ringan, namun dampaknya sangatlah besar. Anak anda yang terbiasa dengan aktivitas yang padat kini harus beristirahat dirumah secara total. Anak menjadi tidak nyaman, tubuh terasa sakit, kepala terasa berat, makan pun tidak bernafsu. Selain itu anak menjadi  sedih karena tertinggalnya pelajaran, dan tidak dapat bermain dengan teman-temannya seperti biasa. Bukan hanya anak yang merasakan tidak enaknya sakit. Orangtua pun menjadi sedih dan khawatir.

Anak sangat rentan terkena sakit. Salah satu teman terkena influenza maka dengan cepat menular hampir ke seluruh kelas. Apalagi ditambah dengan daya tahan tubuh yang berkurang akibat padatnya aktivitas sehari-hari anak. Tapi benarkah influenza tidak dapat dicegah? Benarkah kita harus terus menerus sedih melihat anak kita sering terkena influenza?

Influenza merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, yang mudah menular dan merupakan penyebab tingginya angka absensi pada anak dan remaja. Saat ini telah terdapat vaksin influenza yang dianjurkan untuk mengurangi angka kejadian influenza dan mencegah frekuensi terserangnya influenza.

Vaksinasi influenza sendiri memberikan efektivitas sebesar 70-90% dalam mencegah sakit flu. Sebuah penelitian membuktikan vaksinasi influenza yang diberikan kepada anak berusia 12-18 tahun memiliki hasil respon imun yang meningkat, terutama pada anak berusia 14-16 tahun. Kesimpulannya vaksinasi influenza menghasilkan kadar antibodi yang protektif.

Vaksinasi influenza diberikan sebanyak 1x selama setahun. Dan sangat direkomendasikan untuk anak-anak/remaja, orang tua di atas 65 tahun, orang dengan daya tahan tubuh yang kurang / immunocompremise, para pekerja; buruh, pekerja kantoran, eksekutif muda, dan lain sebagainya.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

Trinity Medica Clinic

Kompleks Ruko Hotel Ibis Mangga Dua

Jalan Pangeran Jayakarta blok E1 no. 12

Jakarta Pusat 10730. Indonesia

Phone : (021) 6121888

Fax : (021) 6288395

Email :enquiries@trinitymedika.com

 

Pria juga Perlu Vaksinasi HPV

Tahukah Anda bahwa virus yang selama ini dikenal sebagai penyebab kanker serviks di kalangan wanita ternyata juga menyerang kaum pria? Oleh karena itu sangat dianjurkan untuk kaum pria pun disarankan untuk vaksinasi HPV.

Apa itu HPV? HPV sendiri merupakan virus yang bernama Human Papilloma Virus. Virus HPV terdapat lebih dari 40 macam tipe virus yang dapat menyerang pada pria dan wanita. HPV sendiri tidak menimbulkan gejala pada sebagian besar orang yang terinfeksi, namun beberapa tipe virus akan menimbulkan “verrucae” (kutil), sebagian lainnya akan menimbulkan kutil kelamin/ condiloma accuminata dan sebagian lainnya dapat menimbulkan kanker pada cervix, vulva, vagina, orofaring, anus dan penis. Kanker penis bayak disebabkan oleh virus HPV tipe 6 dan 11.

HPV merupakan penyakit menular seksual yang paling sering terjadi. Virus HPV ditularkan melalui hubungan seksual baik secara vaginal, anal, maupun oral. Oleh karena itu vaksinasi HPV sangat dianjurkan bagi kaum pria yang aktif secara seksual dengan multipartner dan kaum homoseksual.

Hasil penelitian di menunjukkan pria homoseksual mengalami resiko 15 kali lebih tinggi memiliki kanker genital akibat terinfeksi HPV. Sementara itu, tingkat kanker anus lebih tinggi terjadi pada pria yang HIV positif. Pada kaum homoseksual ditemukan bahwa vaksinasi efektif sampai 75% untuk mencegah kanker anal.

Bukan hanya bagi mereka saja, vaksinasi ini sendiri dianjurkan untuk dilakukan oleh pria berusia 10-26 tahun yang belum aktif secara seksual. Hal ini dilakukan selain untuk mengurangi resiko terinfeksi virus HPV dan mencegah terjadinya kanker, vaksinasi ini dilakukan untuk mengurangi resiko pasangan/wanitanya dari kanker serviks. Sehingga vaksinasi ini sangat dianjurkan bagi pasangan yang hendak menjalani pernikahan. New England Journal melaporkan bahwa pria yang divaksinasi memiliki resiko lebih kecil terinfeksi HPV sehingga resiko terkena kanker penis, oral dan anus menjadi lebih kecil.

Vaksinasi telah terbukti efektif bagi mereka yang belum terinfeksi dengan jenis HPV, tapi bukti menunjukkan bahwa melakukan vaksinasi ini bagi kelompok pemuda homoseksual juga memberikan hasil yang cukup baik dan dapat mengurangi rantai penularan infeksi virus HPV.

Jadi, dari ulasan diatas, dapat kita tarik kesimpulan bahwa vaksinasi HPV pada kaum pria sangat dibutuhkan, bukan hanya untuk melindungi diri sendiri namun untuk melindungi pasangannya dari kanker.

Mari kita sayangi diri kita dan diri pasangan kita.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

Trinity Medica Clinic

Kompleks Ruko Hotel Ibis Mangga Dua

Jalan Pangeran Jayakarta blok E1 no. 12

Jakarta Pusat 10730. Indonesia

Phone : (021) 6121888

Fax : (021) 6288395

Email :enquiries@trinitymedika.com

Petugas Kesehatan juga Butuh Vaksinasi Influenza

Setiap pekerjaan memiliki risiko, masing-masing pekerjaan pun reisikonya berbeda-beda. Salah satunya adalah petugas kesehatan. Mereka rentan terpapar virus influenza yang dibawa oleh pasien dan berisiko menularkan kepada pasien lain ataupun masyarakat umum. Hasil laporan terbaru dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), penliti menganalisis 3.365 orang dewasa yang terkena influenza dan melakukan perawatan ke rumah sakit. Hasilnya adalah petugas kesehatan memiliki risiko tinggi tertular influenza.

Selain itu sebanyak 18-32% tenaga kesehatan tertular influenza dari pasien rumah sakit yang ditanganinya dan 75% petugas kesehatan yang m,enderita influenza tetap bekerja dan menularkan kepada pasien lainnya. Selain itu, penularan influenza pada pasien dengan penyakit kronik, seperti asma, jantung, diabetes, dan gagal ginjal, membuat risiko kematian mereka makin tinggi.

Influenza adalah penyakit yang banyak terjadi di sejumlah negara, baik negara maju, berkembang, maupun miskin. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia pada tahun 2009, sebanyak 3 juta-5 juta orang terserang influenza setiap tahun. Sebanyak 250.000-500.000 orang meninggal dunia.

Dampak influenza yang ringan sangat mengganggu produktivitas dan kualitas hidup masyarakat. Banyak siswa dan karyawan absen akibat influenza.

Penelitian di Amerika Serikat menunjukkan, influenza membuat 15 juta hari kerja hilang dan biaya kesehatan yang ditanggung perusahaan untuk berobat dan perawatan rumah sakit membengkak. Rata-rata kehilangan hari kerja perusahaan mencapai 0,5-15 hari. Produktivitas perusahaan turun hingga 30-70 persen.

Vaksinasi influenza bagi tenaga kesehatan sebenarnya merupakan kebutuhan. Untuk orang dewasa, vaksinasi influenza diberikan satu kali setiap tahun. Efektivitas pemberian vaksin bisa melindungi seseorang dari influenza hingga 90 persen.

Mari kita cegah penularan influenza

Hubungi kami di Trinity Medica Clinic untuk informasi lebih lanjut

Kompleks Ruko Hotel Ibis Mangga Dua

Jalan Pangeran Jayakarta blok E1 no. 12

Jakarta Pusat 10730. Indonesia

Phone : (021) 6121888

Fax : (021) 6288395

Email :enquiries@trinitymedika.com

 

DAPATKAN PROMO VAKSIN INFLUENZA

AYO SEBELUM KEHABISAN

 

 

Mari Cegah Kanker Serviks sebelum Terlambat

Terdapat dua kanker yang mengerikan yang sering terkena pada wanita. Yang pertama adalah kanker payudara. Yang kedua adalah kanker rahim. Siapa yang tidak takut terkena kanker rahim, tentunya kanker rahim menjadi momok menakutkan bagi banyak wanita usia 40 tahun ke atas.

Tahukah anda bahwa kanker serviks menjadi masalah utama kesehatan di Indonesia karena tingginya angka insiden dan angka kematiannya. Terdapat 500.000 kasus baru setiap tahunnya dan lebih dari 250.000 kematian yang terjadi setiap tahunnya akibat kanker serviks. Di Indonesia sendiri terdapat 52 juta wanita yang terancam terkena kanker serviks.

Kanker serviks atau disebut juga kanker leher rahim adalah kanker yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV) yang menyerang leher rahim. Sebanyak 70% dari penderita kanker serviks disebabkan oleh virus HPV tipe 16 dan 18. Saat terkena HPV, imun tubuh biasanya akan mencegah virus tersebut berkembang dalam tubuh. Namun pada kanker serviks, akan hidup bertahun-tahun kurang lebih 10-20 tahun di dalam serviks dan akan merubah sel-sel pada permukaan leher rahim.

Gejala kanker leher rahim tergantung dari stadium penderitanya. Pada stadium awal biasanya penderita tidak menunjukkan gejala yang khas atau bahkan sering tanpa gejala. Pada stadium lanjut sering terjadi perdarahan post coitus, keputihan yang abnormal, perdarahan setelah menopause serta keluar cairan abnormal yang berwarna kekuningan, berbau dan bercampur darah.

Faktor resiko yang mempengaruhi

1. Faktor alamiah

Usia yang semakin meningkat. Semakin meningkatnya umur akan semakin meningkatkan resiko terkena kanker serviks. Namun usia bukanlah sesuatu hal yang dapat dicegah, usia akan terus bertambah, sehingga perlu dilakukan pencegahan lainnya untuk mengurangi resiko terjadinya kanker serviks.

2. Faktor kebersihan

-          Keputihan.

-          Penyakit Menular Seksual (PMS), penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. PMS yang sering ditemui anatara lain sifilis, gonore, herpes simpleks, HIV-AIDS, kutil kelamin dan virus HPV.

3. Faktor pilihan

-          Berhubungan seksual pertama kali yang terlalu muda.

-          Berganti-ganti pasangan seksual sehingga meningkatkan resiko penularan penyakit kelamin.

-          Tidak dilakukan pap smear secara teratur.

Bagaimana cara mencegah agar mengurangi resiko terkena kanker serviks?

Pencegahan yang terutama melalui program skrinning dan vaksin HPV. Program skrinning yang dilakukan dengan deteksi dini adalah pap smear. Skrinning dilakukan sebaiknya 3 tahun  setelah melakukan kontak seksual pertama kali. Dari hasil studi di Amerika didapatkan penurunan angka kasus dan angka kematian akibat kanker serviks dalam kurun waktu belakangan ini yang dikarenakan dilakukannya pap smear secara rutin sehingga kanker serviks stadium dini lebih banyak terdeteksi dan dapat diobati.

Vaksinasi HPV diberikan kepada perempuan yang berusia 12-55 tahun dengan tujuan memberikan pencegahan sebelum melakukan kontak seksual pertama kali. Vaksinasi yang diberikan pada golongan yang belum pernah melakukan kontak seksual pertama kali lebih bermanfaat dibandingkan dengan golongan yang sudah pernah melakukan kontak seksual pertama kali. Vaksinasi diberikan melalui suntikan sebanyak 3x, yaitu bulan ke nol, satu dan enam.Vaksinasi HPV memiliki efektifitas sebesar 89% dalam perlindungan terhadap infeksi virus HPV tipe 16 dan 18, yang beresiko menjadi kanker serviks. Vaksinasi HPV sendiri dimaksudkan untuk mecegah kanker serviks, lesi pra kanker, kondiloma akuminata serta penyakit lainnya yang disebabkan okeh infeksi HPV. Pada wanita hamil vaksin HPV sebaiknya ditunda terlebih dahulu. Namun vaksinasi ini dapat digunakan pada ibu-ibu yang menyusui.

Hubungi kami di Trinity Medica Clinic untuk informasi lebih lanjut

Kompleks Ruko Hotel Ibis Mangga Dua

Jalan Pangeran Jayakarta blok E1 no. 12

Jakarta Pusat 10730. Indonesia

Phone : (021) 6121888

Fax : (021) 6288395

Email :enquiries@trinitymedika.com

 

DAPATKAN PROMO VAKSIN PREMATERIAL

AYO SEBELUM KEHABISAN

 

 

Vaksin Bagi Calon Pengantin

Sibuknya calon pengantin sebelum pernikahan. Harus mempersiapkan segala macam keperluan, dari baju, cincin, kue, pesta, souvenir, bunga, dan lain-lain sebagainya. Tapi…jangan lupa untuk melakukan check-up prematrial bagi kedua calon pengantin dan jangan lupa untuk melakukan vaksinasi prematrial.

Berikut vaksinasi yang penting dilakukan sebelum menikah :

1. Vaksinasi HPV (Human Papiloma Virus)

HPV merupakan virus yang menular kepada pria dan wanita melalui organ genitalia. Vaksin ini penting diberikan untuk pria dan wanita, untuk mengurangi resiko terinfeksi virus HPV yang beresiko menyebabkan kanker, terutama kanker serviks. Vaksin diberikan sebanyak 3 x dengan jarak waktu sekarang (bulan 0), 1-2 bulan setelah dosis pertama (bulan 1), dan 6 bulan setelah dosis pertama (bulan 6).

2. Vaksinasi Hepatitis B

Penyakit ini sangat menular melalui darah dan cairan tubuh, seperti semen dan cairan vaginal. Suntikan diberikan kepada kedua calon pengantin setelah dilakukan pemeriksaan HbsAg dan anti Hbs sebanyak 3x pada bulan ke 0, 1, dan 6

3. Vaksinasi Varicella

Virus ini sangat dikenal dengan penyakit yang terseringnya adalah cacar air yang sering terjadi pada anak-anak dan herpes zoster yang sering terjadi pada dewasa / yang sudah pernah terkena cacar air. Vaksinasi ini diberikan 2x sebelum menikah (bulan 0 dan bulan 4-8) dan diberikan pada wanita yang sehat / dalam kondisi prima. Mengapa vaksin ini sangat dianjurkan? Karena ibu yang hamil usia kehamilan trimester ketiga yang terkena infeksi varicella zoster virus ini akan menularkan ke anak yang dikandungnya, sehingga anak tersebut akan lahir dengan cacar air, komplikasi sistem saraf pusat, pneumonia dan reye syndrome.

Vaksinasi Tetanus

Vaksinasi tetanus diberikan utnuk memberikan perlindungan kepada ibu hamil dan bayi yang dikandungnya. Pada bayi yang dikandungnya diberikan perlindungan dari penyakit tetanus neonatorum. Vaksin diberikan sebelum menikah merupakan pilihan, dan vaksin dapat diberikan selama hamil sebanyak 2x.

Vaksinasi MMR

Vaksinasi MMR merupakan campuran tiga jenis virus yang dilemahkan yang disuntikkan untuk mencegah penyakit gondongan, campak dan rubella. Rubella yang terjadi pada ibu hamil usia trimester pertama akan menyebabkan bayi yang dikandungnya mengalami cacat berat pada janin. Sebagian besar bayi akan mengalami katarak pada lensa mata, gangguan pendengaran, kebocoran jantung dan kerusakan otak. Ibu hamil yang terinfeksi saat usia kehamilannya <12 minggu memiliki resiko terserang sindrom Rubella Kongenital sebesar 80-90%. Vaksinasi MMR diberikan sebanyak 2 x (bulan 0 – min bulan 1).

Rencanakan vaksinasi anda sebelum menikah dengan tepat bersama kami.

Hubungi kami di Trinity Medica Clinic untuk informasi lebih lanjut

Kompleks Ruko Hotel Ibis Mangga Dua

Jalan Pangeran Jayakarta blok E1 no. 12

Jakarta Pusat 10730. Indonesia

Phone : (021) 6121888

Fax : (021) 6288395

Email :enquiries@trinitymedika.com

 

DAPATKAN PROMO VAKSIN PREMARITAL

AYO SEBELUM KEHABISAN

 

Yuk, Budayakan Vaksinasi Dewasa

Seberapa pentingnya vaksinasi untuk orang dewasa?

“Vaksin dewasa? Penting ga sih?”

“Perlu ga sih seumuran kita yang sudah tua divaksin?”

“Memang masih anak-anak perlu vaksin?”

“Saya sehat koq, mengapa perlu divaksin?”

Sering pertanyaan tersebut kita dengar selama ini. Seberapa pentingnya vaksinasi pada dewasa? Siapa saja yang harusnya mendapatkan vaksinasi? Apa keuntungan yang didapat setelah divaksinasi?

Vaksinasi (yang berasal dari kata “vaccinia”) adalah bahan antigenik yang digunakan unuk menghasilkan kekebalan aktif terhadap suatu penyakit, sehingga manusia dapat bertahan dari serangan patogen, seperti bakteri, virus atau toksin

Vaksinasi diberikan untuk merangsang sistem imunologi tubuh untuk membentuk antibodi spesifik, sehingga dapat melindungi tubuh dari serangan penyakit.

Golongan yang perlu vaksin dewasa adalah :

1. Kelompok masyarakat dengan resiko tinggi

-          Orang tua >60 tahun. Orang tua dengan usia >60 tahun memiliki tingkat imunitas yang rendah sehingga perlu untuk dilakukan vaksin.

-          Penderita penyakit kronis, seperti diabetes, asma, gagal ginjal, dan sakit jantung.

-          Pekerja beresiko tinggi, seperti : petugas kesehatan, petugas laboratorium, sosial worker, tentara, pelajar

-          Wanita muda dan wanita hamil

2. Kelompok masyarakat dengan gaya hidup beresiko tinggi

-          Perokok berat

-          Pengguna obat-obatan

-          Orang yang senang bertukar-tukar pasangan

-          Homoseksual

3. Kelompok masyarakat yang senang berpergian

4. Kelompok masyarakat yang membutuhkan stamina yang kuat.

-          Executive muda, direktur, manager

-          Pekerja kantoran

-          Pekerja lapangan

 

 

Vaksinasiyang direkomendasikan untuk orang dewasa adalah :

-          Influenza

-          Pneumococcal

-          Tetanus/ difteria

-          Human Papillomavirus

-          Hepatitis B

-          Hepatitis A

-          Meningococcal

-          Typhoid

-          MMR

-          Varicella

Vaksinasi menunjukkan kemajuan besar dalam usaha imunoprofilaksis. Upaya preventif ini baik dilakukan untuk orang dewasa yang memiliki resiko tinggi dan menginginkan kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu. Vaksinasi terkesan memakan biaya mahal, tapi sesungguhnya dengan melakukan vaksinasi justru menekan biaya pengobatan dan perawatan jika orang tersebut terkena penyakit tersebut. Oleh sebab itu mari kita budayakan vaksinasi untuk mengurangi resiko terserang penyakit dan mengurangi angka penularan penyakit.

Minat?

Hubungi:  Trinity Medika Clinic

Kompleks Ruko Hotel Ibis Mangga Dua

Jalan Pangeran Jayakarta blok E1 no. 12

Jakarta Pusat 10730. Indonesia

Phone : (021) 6121888

Fax : (021) 6288395

Email :enquiries@trinitymedika.com

www.trinitymedika.com

DAPATKAN VAKSINASI DENGAN HARGA KHUSUS

AYO SEGERA SEBELUM KEHABISAN