Klinik Trinity Medika Jakarta Pusat

Just another Blog In Harmony Clinic Sites site

Home » 2013 » September

Klinik Trinity Medika

brosur kecil editttttttttok

 

Hubungi kami

Klinik Trinity Medika

Kompleks Ruko Hotel Ibis Mangga Dua

Jln. Pangeran Jayakarta Blok E1 No.12

Jakarta Pusat 10730

tlp (021) 6121888

email : enquiries@trinitymedika.com

FB page : trinity medika

twitter : @trinity_medika

Melayani Aesthetic, acupunture, umum dan vaksinasi dewasa, dental care dan dental aesthetic.

 

Ibu terinfeksi Hepatitis B, bagaimana dengan Anak?

Hepatitis B adalah penyakit infeksi yang mengenai hati akibat virus hepatitis B (VHB) yang dapat menyebabkan penyakit akut ataupun kronis. Infeksi Hepatitis B merupakan masalah kesehatan global yang masih mengkhawatirkan. WHO memperkirakan sekitar 2 miliar penduduk dunia pernah terinfeksi virus ini, dan sekitar 350 juta menjadi infeksi kronis hepatitis B. Penyakit ini ditandai dengan demam, muntah, diare, nafsu makan berkurang, lelah, nyeri otot, nyeri sendi, nyeri perut, dan kekuningan pada mata / kulit. Infeksi ini dalam jangka panjang dapat menjadi kerusakan hati /pengerasan hati (sirosis) dan kanker hati. Orang yang terinfeksi hepatitis B dapat menularkan virus walaupun tidak terlihat sedang sakit.

Virus hepatitis B menular melalui kontak darah atau cairan tubuh orang yang sedang terinfeksi. Seseorang dapat terinfeksi karena lahir dari ibu yang menderita infeksi hepatitis B, kontak dengan darah atau cairan tubuh lain melalui kulit yang luka, pemakaian sikat gigi bersama, atau transfusi darah. Pencegahan infeksi hepatitis B dibagi menjadi 2, yaitu pencegahan secara umum dan pencegahan dengan imunisasi. Pencegahan secara umum seperti misalnya:safe sex (penggunaan kondom), penggunaan jarum suntik sekali pakai, tidak bergantian memakai sikat gigi atau sisir dengan orang lain yang tidak jelas status hepatitis B-nya, dan juga skrining ibu hamil. Infeksi hepatitis B pada anak paling sering terjadi karena penularan langsung dari ibu (penularan vertical)

Imunisasi hepatitis B ada 2 jenis yaitu pasif dan aktif. Imunisasi pasif adalah dengan memberikan Hepatitis B immunoglobulin (HbIg) yang akan melindungi dalam waktu yang cepat tetapi singkat. HbIg ini diberikan pada bayi baru lahir. Sedangkan imunisasi aktif adalah dengan memberikan vaksinasi hepatitis B. Pemberian vaksin hepatitis B sudah diwajibkan dalam pedoman imunisasi yang dikeluarkan oleh IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia). Vaksin hepatitis B diberikan sedini mungkin dan sesuai jadwal yaitu pada usia 0 bulan, 1 bulan, dan 6 bulan. Vaksin diberikan dengan cara disuntikkan. Jika bayi memiliki berat < 2000 gram, vaksinasi akan ditunda sampai bayi memiliki berat badan 2000 gram.Vaksinasi hepatitis B telah berhasil mencegah hepatitis B dan komplikasinya, termasuk kanker hati dan sirosis. Sejak pemberian vaksinasi hepatitis B rutin di Amerika, angka kejadian hepatitis B di anak telah berkurang lebih dari 95%.

Bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi hepatitis B (HBsAg positif) dianjurkan mendapatkan imunisasi pasif berupa antibodi terhadap hepatitis B (HBIg) dan vaksinasi hepatitis B dalam waktu 12—24 jam setelah lahir. Selain itu bayi yang lahir dari ibu dengan infeksi hepatitis B perlu melakukan pemeriksaan darah AntiHBs dan HBsAg. Pemeriksaan ini dilakukan paling cepat 1 bulan setelah imunisasi yang terakhir atau sering dilakukan pada saat bayi berusia 9 -12 bulan. Pemeriksaan AntiHBs maksudnya untuk mendeteksi terbentuknya kekebalan terhadap hepatitis B, dan pemeriksaan HBsAg untuk membukti ada tidaknya  infeksi virus hepatitis B pada bayi.

Bila hasil pemeriksaan AntiHBs negatif dan HBsAg negatif, berarti vaksinasi belum berhasil membentuk antibodi dan bayi tidak terkena infeksi hepatitis B. Bayi perlu mendapat vaksinasi ulang 3 kali lagi. Bila AntiHBs negatif dan HBsAg positif, maka tidak terjadinya kekebalan karena telah terinfeksi hepatitis B. Dalam keadaan ini tidak perlu lagi diberi vaksinasi tetapi  perlu diperiksakan ke dokter secara berkala untuk memantau infeksi hepatitis B ini selanjutnya.

 

Konsultasikan dengan dokter anda untuk keterangan lebih lanjut

Hubungi : Klinik Trinity Medika

Kompleks Ruko Hotel Ibis Mangga Dua

Jalan Pangeran Jayakarta blok E1 no. 12

Jakarta Pusat 10730. Indonesia

Phone             : (021) 6121888

Fax                  : (021) 6288395

Email               : enquiries@trinitymedika.com

Fans page fb    : Trinity Medika

Twitter            : @Trinity_Medika

Menjadi Lansia yang Sehat

Menua adalah proses yang mengubah dewasa sehat menjadi seseorang dengan berkurangnya sebagian besar sistem fisiologis dan meningkatnya kerentanan terhadap berbagai penyakit dan kematian. Selain itu proses menua sering ditandai dengan rentannya tubuh untuk tanggap terhada penyakit. Perubahan daya tahan tubuh lansia dan perubahan anatomi dan fungsi sistem organ tubuh menjadi alasan mengapa usila lebih sering / rentan terserang infeksi jika dibandingkan dengan usia muda.

Infeksi pada usia lanjut merupakan penyebab kematian nomor 2, yang disebabkan oleh adanya penyakit kronik yang saling berkait disertai dengan menurunnya daya tahan tubuh / imunitas terhadap infeksi. Penyakit yang awalnya ringan sering cepat berubah menjadi berat dan menyebabkan kematian 5x lebih tinggi dibandingkan dewasa muda.

Faktor lain yang mendukung infeksi  adalah faktor lingkungan, seperti panti werda atau infeksi yang berasal dari rumah sakit sekitar. Kiomunitas atau kelompok menyebabkan virus / bakteri sangat mudah menyerang. Salah satu anggota terserang infeksi, dapat dimungkinkan lansia sekitarnya akan mengalami infeksi yang sama.

Oleh karena itu untuk mencegah terjadinya infeksi, sangat penting menjaga daya tahan tubuh usia lanjut dan menjaga kebersihan mereka. Daya tahan tubuh usia lanjut dapat ditingkatkan dengan makan makanan yang bergizi, olahraga yang teratur, istirahat yang cukup, dan menjaga kebersihan diri lansia serta orang disekitarnya. Selain itu dapat pula ditingkatkan dengan pemberian vaksinasi bagi usia >50 tahun.

Vaksinasi sebaiknya diberikan untuk meningkatkan kekebalan tubuh usila. Vaksinasi yang dianjurkan adalah :

1. Vaksinasi influenza

Seperti yang kita ketahui, flu dapat menular segala usia dan menular dengan sangat cepat. Pada dewasa muda. Influenza merupakan penyakit yang ringan. Namun bagi usila, penyakit ini menjadi berat dan berbahaya. Vaksinasi influenza disarankan untuk dilakukan 1 dosis dan diulang setiap tahunnya.

2. Vaksinasi varicella zoster

Varicella zoster merupakan penyakit kulit yang sering terjadi pada usia lanjut. Varicella zoster menyerang pada orang dengan sistem imun yang rendah, termasuk pada lansia, daya tahan tubuh sudah menurun. Vaksinasi ini diberikan sebanyak 1 dosis.

3. Vaksinasi MMR

Vaksinasi MMR adalah gabungan 3 macam penyakit mumps, measles, dan rubella. Vaksinasi MMR terutama melindungi lansia dari penyakit mumps/gondongan. Penyakit ini semakin tua penderitanya, semakin parah/berat penyakitnya, sehingga sangat dianjurkan untuk menerima vaksiansi MMR ini bagi usia lansia.  Pemberian vaksinasi MMR diberikan sebanyak 1 dosis.

4. Vaksinasi Tetanus

Vaksinasi ini diberikan untuk melindungi orang tua dari resiko terkena tetanus. Pemberian vaksinasi ini diberikan sebanyak 1 dosis per 10 tahun.

5’. Vaksinasi Pneumonia

Vaksinasi ini sangat penting dilakukan pada usila. Pneumonia atau radang paru-paru merupakan infeksi terbanyak yang terjadi pada usila. Dan memiliki resiko kematian pada usila 3 x lebih besar dibandingkan dengan dewasa muda. Vaksinasi pneumonia terutama diberikan pada lansia yang cenderung sulit bergerak / tirah baring, pasien yang lama berada dirumah sakit, atau pasien yang menggunakan alat bantu pernafasan. Vaksinasi ini diberikan sebanyak 1-2 dosis.

“Lindungi Orang Tua Anda dari Penyakit Infeksi”

 

Hubungi kami di Trinity Medica Clinic untuk informasi lebih lanjut

Kompleks Ruko Hotel Ibis Mangga Dua

Jalan Pangeran Jayakarta blok E1 no. 12

Jakarta Pusat 10730. Indonesia

Phone : (021) 6121888

Fax : (021) 6288395

Email :enquiries@trinitymedika.com

 

Lindungi Diri Anda dari Infeksi Yellow Fever

Bagi para traveller yang ingin melakukan perjalanan ke Amerika Selatan dan Afrika Selatan, pernahkan Anda mendengar tentang Yellow Fever? Pernahkan Anda bertanya-tanya, mengapa vaksinasi Yellow Fever wajib diberikan pada traveller yang akan berkunjung ke daerah tersebut?

Yellow fever adalah penyakit yang disebabkan oleh yellow fever virus banyak, dengan insiden tertinggi pada daerah tropis dan subtropis pada daerah Amerika Latin dan Afrika Selatan. Virus ini menular dari manusia ke manusiaakibat gigitan nyamuk yang membawa virus ini.

Orang yang terinfeksi penyakit yellow fever ini umumnya tidak memiliki gejala spesifik. Setelah 3-6 hari terinfeksi umumnya akan terjadi gejala ‘flu like syndrome’, meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, nyeri punggung, mual dan muntah. Beberapa pasien gejalanya akan menjadi parah dalam 48 jam menjadi muntah berlebihan, perdarahan, syok dan kegagalan organ tubuh, seperti pernafasan, ginjal dan hati. Bahkan dapat menimbulkan kematian pada 20-50% kasus serius.

Untuk mencegah terinfeksinya penyakit ini kita dapat melakukan beberapa pencegahan berupa: menggunakan repelant nyamuk, menjaga kebersihan lingkungan dengan cara menguras tempat penampungan air,  memakai pakaian yang melindungi diri dari gigitan nyamuk, memasang kelambu dan melakukan vaksinasi yellow fever.

Vaksinasi yellow fever adalah vaksinasi virus hidup. Vaksinasi ini diberikan 1x untuk perlindungan selama 10 tahun pada orang dengan resiko terinfeksi. Vaksinasi ini diberikan pada setiap orang berusia diatas 29 bulan yang tinggal atau berkunjung/travelling ke daerah yang tinggi resiko terinfeksi yellow fever. Vaksinasi yellow fever sendiri menjadi rekomendasi bagi para traveller yang akan melakukan perjalanan ke daerah tinggi infeksi dan diberikan untuk pekerja laboratorium dengan resiko terinfeksi yellow fever.

Vaksinasi diberikan kurang lebih 10-14 hari sebelum keberangkatan dan dapat memberikan kekebalan selama 10 tahun. Vaksinasi ini sangat diwajibkan untuk beberapa negara tertentu. Vaksinasi ini dapat diberikan bersamaan dengan vaksinasi lainnya. Dianjurkan setelah pembarian vaksinasi yellow fever, tidak boleh melakukan donor darah karena adanya resiko penularan virus dari vaksinasi melalui darah.

Vaksinasi ini tidak boleh diberikan pada pasien dengan usia dibawah 6 bulan, pasien dengan imun tubuh yang rendah, pasien dengan alergi protein telur, dan pasien dengan penyakit infeksi HIV.

Konsultasikan diri Anda pada Dokter sebelum melakukan perjalanan.

Hubungi kami di Trinity Medica Clinic untuk informasi lebih lanjut

Kompleks Ruko Hotel Ibis Mangga Dua

Jalan Pangeran Jayakarta blok E1 no. 12

Jakarta Pusat 10730. Indonesia

Phone : (021) 6121888

Fax : (021) 6288395

Email :enquiries@trinitymedika.com

Fb page : Trinity Medika

Lindungi Anak Anda dari Meningitis

Pernah dengar tentang meningitis atau yang sering dikenal dengan nama radang selaput otak? Penyakit ini merupakan penyakit yang sangat mematikan dan sering terjadi pada anak-anak usia dibawah 5 tahun. Sangat menyeramkan bukan jika si kecil terserang penyakit ini? Bagaimana cara mencegahnya? Yuk! kita baca selengkapnya.

Meningitis merupakan peradangan selaput otak yang dapat menyerang semua usia. Insiden tertinggi adalah pada usia 6 bulan – 6 tahun.

Meningitis yang paling banyak ditemukan di Indonesia umumnya adalah meningitis tuberkulosis dan meningits bakterial lainnya. Penularan penyakit ini umumnya terbanyak adalah melalui kuman yang masuk ke dalam sirkulasi peredaran darah (hematogen). Kuman berasal dari dalam tubuh yang terinfeksi, seperti infeksi tuberkulosis, infeksi gigi, pneumonia, faringitis, tonsilitis, infeksi setelah melakukan operasi, atau dapat juga meningitis pada neonatus yang sumber infeksi nya berasal dari pneumonia aspirasi cairan amnion. Bakteri dalam darah akan memperbanyak diri dan akan masuk ke dalam cairan dalam otak dan memperbanyak diri didalamnya. Sehingga akan menimbulkan peradangan pada selaput otak dan otak.

Gejala yang sering terjadi awalnya berupa demam tinggi, lemas, gelisah,  tidak mau minum, mual, muntah-muntah, dan sering juga terjadi penurunan kesadaran, dan terdapat kelainan darah. Dapat juga terjadi kejang yang berulang.

Pencegahan meningitis dapat dicegah dengan mengobati infeksi yang dapat menyebabkan meningitis pada anak. Jangan segan untuk membawa anak ke dokter jika terjadi demam terus menerus tanpa penyebab yang jelas atau jika tidak terdapat perbaikan pada penyakit anak. Selain itu yang terutama adalah mencegah jangan sampai anak terkena infeksi dengan cara menjaga daya tahan tubuhnya. Dengan daya tahan tubuh yang baik, anak lebih tahan terhadap serangan infeksi disekitarnya. Selain itu dapat pula kita membantu mencegah terjadinya meningitis pada anak dengan cara melakukan vaksinasi meningitis yang dilakukan agar anak tidak terserang meningitis tersebut. Suntikan dilakukan 1x dan diulang setiap 5 tahun sekali.

Untuk informasi lebih lanjut

Hubungi : Klinik Trinity Medika

Kompleks Ruko Hotel Ibis Mangga Dua

Jalan Pangeran Jayakarta blok E1 no. 12

Jakarta Pusat 10730. Indonesia

Phone : (021) 6121888

Fax : (021) 6288395

Email :enquiries@trinitymedika.com

Fans page fb: Trinity Medika

Glowing During Pregnancy

Kulit halus, cerah dan bersinar adalah dambaan setiap wanita. Apalagi pada wanita hamil. Wanita hamil banyak mengalami perubahan pada hormon dalam tubuhnya, sehingga kulit akan berubah.

Pada kehamilan sering kita temui adanya perubahan pada kulit wajah dan seluruh tubuh. Sering kita jumpai bercak berwarna coklat atau kuning yang sering disebut chloasma, terdapat pada seluruh wajah. Paling sering terlihat adalah dahi, pipi, hidung dan dagu.  Pada kehamilan terjadi peningkatan hormon estrogen dan progesteron yang menyebabkan hormon Melanocyte Stimulating Hormone (MSH) meningkatdan terjadi stimulasi sel pigmen melanin pada kulit yang menumpuk sehingga menyebabkan warna kulit menjadi lebih gelap.

Perubahan lainnya pada kehamilan adalah bertambahnya produksi kelenjar minyak yang diakibatkan peningkatan hormon estrogen sehinggamenimbulkan jerawat pada wajah ibu hamil. Selain itu terdapat garis coklat kehitaman pada dinding perut ibu hamil disertai dengan guratan-guratan kemerahan disekitar perut. Timbul juga hiperpigmentasi pada beberapa bagian tubuh seperti leher, ketiak, wajah dan kemaluan.

Wajah merupakan bagian yang paling terlihat, sehingga perubahan sedikit saja pada wajah ibu-ibu hamil inilah yang menyebabkan mereka kehilangan kepercayaan diri atau merasa kurang percaya diri.

Kini Trinity Aesthetics hadir dengan terapi teknologi terkini untuk mencerahkan wajah ibu-ibu hamil agar tampak cantik berseri. Terapi ini aman bagi janin yang dikandung sehingga ibu-ibu hamil dapat tampil cantik berseri tanpa merasa was-was.

Bukan hanya membuat ibu-ibu hamil menjadi percaya diri dan cantik berseri, wajah ibu-ibu yang cantik dan segar membuat para suami tidak berpangling.

Kami merancang rangkaian perawatan khusus untuk ibu hamil sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh ibu hamil. Rangkaian khusus tersebut meliputi :

1. Diamond Microdermabrasi

Alat ini sangat aman digunakan bagi ibu hamil. Dan tidak membahayakan janin. Alat ini berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati. Sehingga kulit wajah akan terlihat cerah dan bersinar.

2. Soft peeling

Peeling digunakan untuk mengangkat sel kulit mati dengan menggunakan bahan alami yang sangat aman bagi kulit dan janin. Kulit wajah akan terasa lebih halus dan berseri.

3. Vitamin Serum

Serum yang dipakai adalah serum vitamin C yang sangat aman untuk janin. Vitamin C berguna untuk rejuvenasi kulit dan mencerahkan dari dalam. Pemakaian yang teratur akan mendapatkan hasil yang memuaskan.

Total: 60 menit.

Sebaiknya terapi ini dilakukan 1x seminggu, untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dan mencapai hasil yang maksimal.

Untuk informasi lebih lanjut

Hubungi : Klinik Trinity Medika

Kompleks Ruko Hotel Ibis Mangga Dua

Jalan Pangeran Jayakarta blok E1 no. 12

Jakarta Pusat 10730. Indonesia

Phone : (021) 6121888

Fax : (021) 6288395

Email :enquiries@trinitymedika.com

Fans page fb: Trinity Medika

Anak Senang Jajan?

Jajan? Anak mana yang tidak senang jajan? Apalagi disuguhi dengan berbagai macam penjual makanan pinggir jalan dengan warna-warna yang menarik dan rasa yang enak. Mulai dari permen, minuman manis, gula-gula kapas, coklat sampai dengan chiki, bakso, ice cream dan lain sebagainya. Akankah kita tidak khawatir melihat anak kita mengkonsumsi makanan yang bukan hanya merusak kesehatan gigi namun juga tidak diketahui kebersihannya, yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.

Tifoid atau yang sering dikenal dengan nama tipus. Tentunya hampir seluruh orangtua pernah mendengar kata ini dan sering menjadi ketakutan orangtua yang terbesar anaknya teri nfeksi dengan penyakit ini.

Apa sebenarnya tifoid tersebut? Tifoid adalah infeksi bakteri salmonella typhosa yang mengenai organ usus manusia yang diakibatkan dari makanan yang mengandung bakteri salmonella typhosa tersebut.

Tifoid sendiri menyerang berbagai macam kalangan Tifoid merupakan infeksi yang cukup tinggi angka morbiditas dan mortalitasnya. Hal ini dikarenakan jika tidak segera mendapat penanganan yang tepat, penyakit ini bisa menjadi lebih parah atau bahkan menyebabkan komplikasi yang lebih serius. Bahkan bukan tidak sedikit anak yang meninggal karena komplikasi dari penyakit tifus tersebut.

Bagaimana cara pencegahannya? Tentu hal ini banyak dipertanyakan oleh orangtua. Pencegahan terutama adalah mencegah anak jajan sembarangan, dengan maksud hindari tempat jajanan yang kotor, seperti banyak lalat, atau dekat dengan pembuangan limbah/sampah. Perbaiki gaya hidup sehat sehari-hari, seperti biasakan makanan yang dimasak secara matang dan dengan tangan yang bersih saat pengolahannya. Selain itu lakukan cuci tangan yang bersih terutama setelah memegang barang yang kotor dan cuci tangan sebelum makan.

Cara lainnya untuk melakukan pencegahan adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuhnya.  Salah satu caranya adalah dengan melakukan vaksinasi tifoid. Vaksinasi ini diberikan untuk memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit tifoid. Pemberian vaksinais tifoaid diberikan pada usia diatas 2 tahun dan diberikan ulang setelah 3 tahun. Vaksinasi tifoid terbukti berefektif untuk mencegah penyakit tifoid. Angka efektifitas vaksinasi tifoid mencapai angka 50-80%.

Untuk informasi lebih lanjut

Hubungi : Klinik Trinity Medika

Kompleks Ruko Hotel Ibis Mangga Dua

Jalan Pangeran Jayakarta blok E1 no. 12

Jakarta Pusat 10730. Indonesia

Phone : (021) 6121888

Fax : (021) 6288395

Email :enquiries@trinitymedika.com

Fans page fb: Trinity Medika

Collagen Induction Therapy

 

Apa itu collagen induction therapy? Collagen Induction Therapy (CIT) dilakukan untuk mengembalikan jaringan bawah kulit (dermis) yang rusak dan tetap menjaga keutuhan kulit bagian atas (epidermal). Dengan dermaroller, jarum yang sangat kecil / micro needle yang digunakan dapat masuk hingga ke jaringan dermis dan memecahkan kolagen serta menstimulus produksi elastin yang asalnya berada pada lapisan dermis paling bawah ke lapisan demis atas, sehingga akan menghasilkan kulit yang lebih halus, lebih tebal d4612094an kenyal.

Mengapa CIT menjadi pilihan utama saat ini dibandingkan dengan laser ataupun chemical peeling? Yang sering menjadi masalah akhir-akhir ini adalah pada penggunaan laser dan chemical peeling yang agresif menyebabkan lapisan dermis terpapar. Aplikasi micro needle melalui CIT sendiri dapat disesuaikan dengan kondisi kulit seseorang. Target kedalaman dermal saat aplikasi metode ini berkisar 0,5 mm sampai 2mm tergantung pada kedalaman kondisi kulit yang membutuhkan terapi. Stimulasi pada jaringan dermis dapat menginduksi jaringan kolagen baru.

CIT hanya merupakan terapi peremajaan dengan target dan meregulasikan sel kulit yang terutama keratinosit, melanosit, dan fibroblast, tanpa merusak jaringan epidermis. Sehingga cocok bagi mereka yang membutuhkan perawatan rejuvenasi, post acne & varicella scars, stretchmarks, dan hiperpigmentasi.

Kami menggunakan alat dermaroller modern yang dikenal dengan nama autodermaroller. Alat ini lebih tidak invasive dibandingkan dengan dermaroller biasa, sehingga para pengguna tidak perlu mengkhawatirkan penggunaan yang sakit atau justru merusak kulit. Metode ini merupakan metode yang aman digunakan dan jarang, bahkan hampir tidak ada efeacne-scars-before-after-derma-rollerk sampingnya.


 

 

 

BERMINAT??

hub kami di :

Klinik Trinity Medika

Kompleks Ruko Hotel Ibis Mangga Dua

Jln. Pangeran Jayakarta Blok E1 No.12

Jakarta Pusat 10730

tlp (021) 6121888

email : enquiries@trinitymedika.com

FB page : trinity medika

Akupuntur Slimming dan Kecantikan

Diet menyiksa? Cape olahraga?Konsumsiobatpelangsingtakutefeksampingnya?Kini hadir akupuntur dengan teknik terbaru dari negeri China, pelangsingan dengan cara mudah dan aman tanpa efek samping.

Akupuntur Umum

Terapi efektif yang digunakan untuk memulihkan kesehatan dan kebugaran serta mengobati rasa sakit yang dilakukan oleh praktisi terlatih. Terapi ini dilakukan dengan menjaga keseimbangan tubuh dari dalam dan melancarkan peredaran darah.

Akupuntur Slimming

Metode akupuntur yang dikerjakan untuk mengurangi nafsu makan, menggeluarkan racun-racun / detoksifikasi yang berada di dalam tubuh yang berfungsi untuk melancarkan metabolisme tubuh.

Akupuntur Slimming + Wrap

Metode akupuntur slimming yang ditambah dengan balutan pada tubuh yang berfungsi untuk menghasilkan keringat sehingga melancarkan metabolisme dengan hasil yang nyata.

Complete Slimming

Metode akupuntur slimming yang dikombinasikan dengan slimming massage yang dilakukan dengan teknik asli dari negeri China dan balutan pada tubuh yang berfungsi menghasilkan keringat untuk melancarkan metabolisme. Terbukti memberikan hasil yang nyata, lingkar perut berkurang 1-2 cm.

Akupuntur Kecantikan

Membantu untuk menghilangkan jerawat dan flek-flek wajah, sehingga wajah akan kembali seperti normal. Dapat juga menghilangkan kantung mata dan mengencangkan kulit bagi wanita yang ingin kulitnya kencang kembali.

BERMINAT??

hub kami di :

Klinik Trinity Medika

Kompleks Ruko Hotel Ibis Mangga Dua

Jln. Pangeran Jayakarta Blok E1 No.12

Jakarta Pusat 10730

tlp (021) 6121888

email : enquiries@trinitymedika.com

FB page : trinity medika