Klinik Trinity Medika Jakarta Pusat

Just another Blog In Harmony Clinic Sites site

Home » 2014 » July

Cacar Ular

Tidak Asing dengan Sakit Cacar Ular?

Sahabat Trinity, pernahkah anda mendengar mengenai cacar ular? Bahasa kedokterannya adalah Herpes Zoster.

 Sebenarnya apa sih penyebab cacar ular ini? Apakah kalau sudah pernah terkena cacar air (varicella simplex) tidak mungkin terkena cacar ular (shingles, varicella zoster)?

Justru siapapun dan usia berapapun meskipun sudah pernah terinfeksi cacar air (baik timbul gejala dan tidak timbul gejala). Namun resiko terjangkitnya penyakit ini meningkat seiring dengan berjalannya usia, terutama bila sudah menginjak usia 50 tahun ke atas. 

 Nah, tidak pernah ada kepastian 100% tidak akan terkena cacar air. Karena virus penyebab kedua jenis penyakit ini sama, yaitu virus varicella zoster (VZV)Perlu diingat, VZV bukan penyebab penyakit kelamin herpes yang merupakan penyakit menular seksual.

 VZV ini sekali masuk ke dalam tubuh manusia, dia akan tetap hidup dan bersembunyi (dormant) di badan sel saraf (ganglion) sensorik sisi belakang (posterior) dan sensorik otak (kranialis), meskipun tanpa gejala.  Sesekali virus ini teraktivasi bertahun-tahun kemudian, maka penyakit cacar ular tidak dapat terhindari.

Kriteria mereka yang berisiko tinggi terhadap sakit cacar ular:

  1. Sistem imunitas rendah, seperti pada orang tua, penderita kanker seperti leukemia, sedang menjalani kemoterapi ataupun radioterapi, dan infeksi HIV

  2. Konsumsi obat immunosupresan, seperti steroid dan obat-obat yang diberikan setelah operasi transplantasi organ

 Transmisi VZV melalui kontak langsung cairan dari gelembung cairan (blisters) dari penderita cacar air. Bila seseorang belum pernah sakit cacar air dan terinfeksi, maka dia akan terjangkit cacar air, bukan cacar ular.

 Bagaimana dengan gejala ataupun tanda-tanda terinfeksi cacar ular? Timbulnya ruam yang nyeri pada satu sisi wajah ataupun tubuh (berbentuk garis lurus), yang didahului dengan gatal, sakit, ataupun kesemutan selama 1-5 hari . Ruam ini kemudian menjadi blisters yang akan mengering dalam waktu 7-10 hari dan menghilang dalam waktu 2-4 minggu.

Pattern 1.jpg

Pattern 2.jpg

 rash1.jpg

 Rash2.jpg

Pada penderita dengan imunitas rendah dapat mengalami penyebaran ruam yag lebih luas dan mirip dengan ruam cacar air.

 Jangan remehkan polanya, bila mengenai mata dapat menyebabkan kebutaan.

 Apakah ada gejala lainnya? Gejalanya mirip seperti orang yang terserang flu, seperti demam, sakit kepala, dan menggigil, atau bahkan sakit perut.

 Bagaimana bila saya mengalami gejala-gejala tersebut di atas?  Sebaiknya anda segera mengunjungi Dokter terdekat. Dokter Umum anda akan memberikan anda obat anti-nyeri; penurun panas/ demam; antivirus salep, oral, intravena; dan kortikosteroid.

 Apakah ada cara penanganan pertama terlebih dahulu?

-  Pastikan ruam anda terbungkus, hindari sentuhan dan garukan

-  Berikan kompres lembab, calamine lotion untuk mengatasi gatal

-  Cuci tangan anda lebih sering untuk mencegah penyebaran virus VZV

-  Sampai terbentuk krustae (cairan blister telah kering, berbentuk kerak), hindari kontak dengan ibu hamil yang belum ada imunitas terhadap cacar air, bayi premature atau lahir dengan berat badan rendah, dan mereka dengan imunitas rendah seperti dijelaskan di atas.

 Bagaimana pencegahan Cacar Ular?

Pastikan diri anda sudah di imunisasi cacar air untuk mengurangi resiko terkena cacar ular dan nyeri kronik akibat Post-Herpetic Neuralgia (PHN) sebagai lesi ikutan pasca Herpes Zoster.

Centres for Disease Control and Prevention (CDC) – US merekomendasikan vaksinasi Herpes Zoster bagi yang telah berusia 60 tahun dan lebih. Sedangkan FDA menyarankan usia 50 tahun dan ke atas untuk diberikan vaksinasi Herpes Zoster.

 References:

l   Djuanda, Adhi, dkk. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, 5th ed. FKUI. Jakarta, 2005.

l   http://www.cdc.gov/shingles/about/overview.htm

LINDUNGI ORANG TERDEKAT dan TERSAYANG ANDA dari HERPES ZOSTER!

Baby.jpg

 

Untuk Vaksin harga bersaing dengan kualitas terbaik,

Hubungi:

Klinik Trinity Medika

021-6121888

Jl. Pangeran Jayakarta Blok E1 No. 12 Jakarta Pusat 10730. Indonesia

Email: enquires@trinitymedika.com