Klinik Trinity Medika Jakarta Pusat

Just another Blog In Harmony Clinic Sites site

Home » 2015 » June

Vaksin HIB

VAKSIN Hib

65 Di negara barat, Hib menyebabkan penyakit pada 20-200 per 100.000 penduduk. Beberapa faktor resiko misalnya umur kurang dari 5 tahun, tingginya pembaaw kuman di tenggorok, penyebaran infeksi di tempat penitipan anak, lingkungan yang padat, dan bayi yang tidak mendapat ASI. Di Indonesia, dilaporkan bahwa Hib ditemukan pada 33% di antara kasus meningitis. Hib juga menyebabkan pneumonia, walaupun lebih sulit dibuktikan karena sulitnya pengambilan bahan pemeriksaan. Mengingat bahaya kedua penyakit tersebut, mari kita bahas sedikit tentang vaksin Hib.
Rute     : suntikan ke dalam otot
Dosis    : 0,5 ml
Sediaan:
  • Mono:
ActHib/Hiberix
  • Kombi:
DTwP/HIB: Tetrac-Hib
DTaP-HIB: Infanrix-Hib
DTaP-HIB-IPV: infanrix-hib-IPV/ Pediacel
DTaP-HIB-IPV-HepB: Infanrix Hexa
Kontraindikasi:
Tidak ada yg spesifik
Timing:
Min: di atas usia 2 bulan
Max: 5 tahun
Sediaan:
  • Mono
  • Kombi
Fungsi:
Haemophllus influenza tipe B (Hib) BUKAN virus influenza. Tipe B adalah tipe yang paling ganas. Menjadi penyebab radang selaput otak, radang paru.
Jenis Vaksin:
Komponen kapsul bakteri.
KIPI (Kejadian Ikutan Paska Imunisasi):
Tidak ada yang spesifik
Cara Pemberian:
Suntikan: 3x saat usia 2, 4, dan 6 bulan | Booster 1x saat usia 18 bulan
Bila Terlambat:
Vaksin tidak disarankan untuk anak berusia 5 tahun atau lebih.
Bila sudah mendapat 2 vaksin sebelum umur 11 bulan, vaksin ke-3 adalah vaksin terakhir yang diberikan dengan interval sekurang-kurangnya 8 pekan setelah vaksin ke-2.
Bila umur 7-11 bulan baru mendapat 1 vaksin, maka vaksin ke-2 diberikan setidak-tidaknya 4 minggu setelah vaksin pertama dan vaksinasi terakhir pada umur 12-15 bulan.
 

 Trinity Medika 

021-6121888/087 7756 786 69

Kompleks Hotel Ibis Mangga Dua Jakarta Pusat

Vaksin Kolera

Vaksin Kolera

Untuk anda yang ingin berlibur,atau melakukan perjalanan bisnis ke negara Amerika selatan, Timur tengah,Asia,Afrika jangan lupa untuk vaksinasi kolera !!!!

kolera di sebabkan oleh infeksi enterotoksin yang dihasilkan oleh Vibrio chlolerae O1 dan O139

Dengan gejala-gejala khas yaitu serangan mendadak berupa diare cair yang menyemprot (seperti air cucian beras) yang kemudian diikuti oleh dehidrasi,asidosis metabolic,hipotensi.Pada kasus yang berat kolera merupakan salah satu penyakit yang paling cepat menimbulkan kematian yang dikenal sampai saat ini.Kolera menyebabkan 1 juta kasus dan 120.000 kematian secara global setiap tahun.

Walaupun saat ini riset telah maju tetapi penyakit ini masih tetap merupakan tantangan untuk kedokteran modern.

Kolera dapat bersifat ringan dan subklinis ,namun pada kasus berat bila tidak diobati dengan cepat dan tepat ,separuhnya akan meninggal.Penyakit ini biasanya ditularkan lewat makanan atau air yang tercemar dengan tinja manusia .

Sejak tahun 1988 tidak ada Negara yang secara resmi meminta sertifikat vaksinasi kolera.Oleh karena vaksin yang beredar saat ini efikasinya rendah (sekitar 50%) dan relative banyak efek sampingnya , maka manfaat vaksinasi kolera banyak dipertanyakan.Keasaman lambung merupakan daya tangkal yang terpenting terhadap infeksi kolera.Oleh karena itu,vaksinasi kolera dianjurkan pada turis yang mempunyai riwayat reseksi lambung.

Secara epidimiologis daerah-daerah yang tercatat ditemukannya kolera ialah Asia,Afrika,Timur-tengah,Amerika Selatan ,dan sebagian oseania.

 

Rekomendasi

  • Dosis vaksin kolera
    • Anak (Usia >6 Tahun) dan dewasa , imunisasi primer diberikan 2 dosis dengan interval 1-6 minggu dan dilakukan booster secara oral setelah 2tahun
    • Anak usia 2-6 tahun untuk vaksinasi primer diberikan 3 dosis dengan interval 1-6 minggu ,dan diberikan booster secara oral setelah 6 bulan.Imunisasi primer perlu dilengkapi paling sedikit 1 minggu sebelum kemungkinan paparan dengan V.cholera terjadi.
    • Anak usia kurang dari 2 tahun tidak di rekomendasikan vaksin dukoral oral ini.

Kontra indikasi

  • Jangan menggunakan vaksin untuk orang-orang yang diketahui hipersensitif terhadap dosis yang diberikan sebelumnya
  • Bayi berumur kurang dari 6 bulan
  • Anak-anak yang sering sakit
  • Kehamilan merupakan indikasi kontra yang relatif.

 

Vaksin untuk Pra-nikah ( sebelum menikah )

Vaksinasi Wajib Sebelum Menikah

 

Kesehatan adalah aset kehidupan  yang paling berharga, Untuk anda yang akan menikah, mempunyai keturunan adalah salah satu tujuan anda bukan ?

beberapa vaksinasi wajib untuk pasangan PRA-NIKAH (sebelum menikah)

1.HPV (Human Papilloma Virus)

HPV adalah penyakit yang menyebabkan kanker serviks dan kutil di beberapa bagian tubuh,infeksi HPV dapat terjadi jika seseorang bersentuhan langsung dengan kulit pengidap atau benda yang terkontaminasi virus HPV. Hubungan seksual juga dapat menjadi sarana penularan virus HPV pada kelamin. Misalnya kontak langsung dengan kulit kelamin, membran mukosa atau pertukaran cairan tubuh, dan seks oral atau anal.

Meski jarang terjadi, seorang ibu berpotensi menularkan HPV pada bayinya saat menjalani persalinan.

Tidak semua HPV dapat menyebabkan kanker, tapi ada beberapa jenis HPV kelamin yang dapat memicu kanker leher rahim atau serviks, serta kanker pada anus dan penis.Untuk pencegahannya yaitu dengan vaksinasi HPV, di lakukan 3 kali penyuntikan (bulan 0,1 dan 4 atau6)

 

2.Hepatitis B

Virus Hepatitis B (VHB) biasanya menular melalui darah atau cairan tubuh seperti air liur, cairan vagina, atau air mani yang masuk dalam aliran darah orang sehat.

Ini karena hepatitis B terdapat dalam darah dan cairan tubuh tersebut. Tranfusi darah, darah pada pisau cukur, perawatan gigi, gunting kuku, jarum suntik atau jarum yang digunakan untuk membuat tato dapat memindahkan sejumlah kecil darah yang terinfeksi virus hepatitis.

Bahkan noda darah yang sudah mengering dapat menulari orang lain selama 1 minggu sejak menempel pada suatu benda. Cara lain penyebaran virus ini adalah karena terbawa sejak dari kandungan oleh seorang ibu yang terinfeksi (keturunan) dan karena hubungan seks.

Pencegahannya yaitu dengan vaksinasi Hep-B.

 

3.MMR (MUMPS,MEASLES,RUBELLA)

MMR terdiri dari 3 jenis virus campak,gondongan,campak jerman,Biasanya ibu yang terkena herpes di trimester akhir , akan melahirkan bayi yang terkena herpes juga,

pencegahannya dengan vaksinasi MMR dilakukan 1 x penyuntikan .

 

4.Rubella

Rubella, juga dikenal sebagai campak Jerman, adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan munculnya ruam merah, biasanya berukuran 1 sampai 4 milimeter, dan sembuh dalam waktu 3 hari.

Gejala yang mungkin menyertainya antara lain pembengkakan kelenjar getah bening dan demam, dengan ruam terasa gatal pada orang dewasa. Kondisi ini sangat jarang terjadi di negara-negara yang memiliki program vaksinasi dan sebagian besar kasus terjadi pada mereka yang berusia diatas 20 tahun. Rubella adalah salah satu hal yang perlu diperhatikan dan sembuh tanpa intervensi kecuali seseorang sedang hamil yang mana kasus ini dinamakan sebagai rubella kongenital.

Bentuk rubella yang seperti ini dapat menyebabkan terjadinya banyak komplikasi kecacatan pada anak yang belum lahir, seperti kehilangan pendengaran, masalah jantung dan abnormalitas pada mata. Rubella postnatal dan kongenital keduanya tidak dapat diobati, tetapi bentuk yang pertama tidaklah mengancam keselamatan jiwa dan biasanya sembuh tanpa komplikasi;

 

5.Tetanus Toksoid

Vaksin tetanus toksoid merupakan salah satu upaya yang dilakukan dalam rangka pencegahan penyakit tetanus. Tetanus adalah penyakit serius yang disebabkan oleh bakteri Bakteri Clostridium tetani yang tinggal di tanah, debu, barang berkarat, kotoran hewan, dsb. Imunisasi tetanus toxoid menghadapkan individu untuk sejumlah kecil bakteri yang menyebabkan tubuh untuk mengembangkan kekebalan terhadap penyakit.

Imunisasi tetanus toksoid vaksin dapat membantu mencegah tetanus. Imunisasi tetanus toksoid dibuat untuk orang 7 tahun ke atas. Setelah seseorang selesai pada jadwal imunisasi primer, dosis imunisasi tetanus toksoid yang dibutuhkan 10 tahun sepanjang hidup. Konsultasikan dengan dokter tentangimunisasi tetanus toxoid untuk bisa terjadwal.

 

INFO PEMESANAN:

Klinik Trinity Medika , Kompleks Ruko Hotel Ibis Mangga dua Jakarta Pusat

021-6121888/087-775-678-669

email : enquiries@trinitymedika.co.id